Desain Produk 3


Makanan merupakan hal yang menjadi sebuah kebutuhan pokok dalam hidup. Semua orang pasti membutuhkan makanan agar mereka dapat melanjutkan aktifitas. Tidak kecuali dengan anak-anak. Anak- anak membutuhkan asupan gizi dari makanan yang dapat membantu mereka dalam proses pertumbuhan dan perkembembangan. Untuk itu bekal sekolah merupakan salah satu cara agar anak-anak tetap mendapatkan asupan makanan saat mereka masih dalam jam sekolah.
Selain makanan, hal yang harus diperhatikan orang tua terhadap anaknya adalah kesehatan. Saat ini, anak-anak di daerah perkotaan tak hanya memiliki aktivitas di sekolah saja. Semakin berkempangnya zaman serta pola pikir orang tua saat ini yang mulai mendukung anak mereka untuk mampu mengembangkan minat dan bakat mereka. Anak-anak kini mulai berani memiliki rasa percaya diri dan keinginan untuk mengembangkan minat dan bakat mereka. Seperti mengikuti kegiatan ekstrakurikuler maupun les tambahan di luar sekolah. Banyaknya aktivitas yang diikuti anak-anak, menjadikan kondisi tubuh mereka rentan terhadap rasa lelah atau tidak fit. Untuk itu, sebisa mungkin orang tua bisa menjaga kondisi tubuh anak-anak dengan memberikan makanan yang cukup untuk menunjang aktivitas mereka.

                        .
LATAR BELAKANG


Kebiasaan anak-anak di perkotaan

                        Berkembangnya zaman yang dipengaruhi oleh teknologi serta ilmu pengetahuan, membuat terjadinya perubahan kebiasaan serta kebudayaan di dunia, tidak terkecuali indonesia. Semakin cepatnya informasi bertukar, membuat kita tidak pernah ketinggalan berita serta hal – hal baru. Akibat dari perkembangan dunia luar mulai dari televisi dan internet, memunculkan  kebiasaan – kebiasaan baru yang terjadi pada anak-anak Indonesia         . Anak-anak mulai mengenal berbagai macam kegiatan dan hal-hal baru, mereka juga mulai berani untuk tampil dan percaya diri, serta memiliki minta untuk bisa menampilkan kelebihan dan bakat mereka.



Kondisi gizi dan kesehatan anak Indonesia

            Berdasarkan data Kementerian Kesehatan tahun 2008 menunjukkan, 48 persen anak sekolah jajan setiap hari. Hanya satu persen yang tidak pernah jajan. Jajanan sekolah memberikan kontribusi 36 persen kebutuhan energi anak. Sayangnya, sekitar 44 persen jajanan anak sekolah tidak memenuhi syarat karena mengandung bahan berbahaya atau kandungan gizi tidak seimbang.(dikutip dari : http://www.gizikia.depkes.go.id/ )
            Dari kutipan berita di atas, dapat dilihat bahwa kesehatan anak-anak sangat penting untuk diperhatikan. Mengingat kondisi serta lingkungan yang ada di sekitar mereka saat ini sudah sangat tidak aman untuk kesehatan mereka. Anak –anak masih belum bisa membedakan yang baik dan tidak untuk mereka. Sehingga di sini peran orang tua untuk mengawasi serta membekali anak – anak mengenai kesehatan dan keselamatan mereka sangat penting. Untuk itu anak –anak perlu diberi bekal dari rumah yang sudah pasti terjamin kebersihan dan kesehatannya, selain itu mereka juga perlu dibekali peralatan kesehatan agar mereka bisa belajar mandiri dengan merawat atau menjaga kesehatan diri.


Kebiasaan Orang tua di era modern

Kehidupan di perkotaan yang semakiin berkembang dengan cepat akibat pengaruh perkembangan teknologi dan informasi, membuat pola pikir orang-orang di perkotaan juga lebih maju. Para orang tua di perkotaan pun kini mulai memiliki pola pikir yang lebih kritits dan tebuka terhadap anak mereka. Dimana, mereka mulai memikirkan masa depan, serta perkembangan sang anak. Mereka mulai terbiasa untuk membebaskan sang anak mengekspresikan diri serta memilih jalan yang sesuai dengan keinginan dan bakat mereka, namun tidak murni bebas dan tetap dalam pengawasan.
       
    

           
RUMUSAN MASALAH

            Dari beberapa poin bahasan pada latar belakang diatas, dapat ditarik rumusan yang bisa diambil sebagai dasar dalam mendesain. Dalam hal ini perlunya mendesain sebuah tas bekal serta kotak makan fungsional yang praktis yang bisa dibawa oleh anak-anak kapanpun saat mereka beraktivitas. Pemilihan tas bekal beserta kotak makan disini dikarenakan sering kali memiliki kegiatan tambahan di luar setelah mereka sekolah. Sedikitnya jangka waktu setelah mereka sekolah dengan waktu mereka kembali beraktivitas, membuat mereka melupakan untuk mebersihkan terlebih dahulu tas bekal mereka, sehingga bisa menimbulkan bau bila tidak segera dibuka atau dibersihkan. Selain itu pemilihan tas bekal yang multifungsi disini juga ditujukan agar anak-anak lebih praktis ketika bersiap untuk mengikuti kegiatana tambahan. Disini mereka bisa menyiapkan peralatan untuk les yang ditempatkan pada tas bekal. Sehingga mereka tidak perlu menggunakan tas sekolah yang besar dan mengeluarkan seluruh isinya terlebih dahulu atau bahkan membawa sekalian peralatan sekolah yang mereka bawa sebelumnya untuk dibawa ke tempat les.
            Sedangkan pada desain kotak makan, dibutuhkan desain yang lebih praktis. Dimana penambahan beberapa item serta konfigurasi item dalam kotak makan yang dijadikan satu sehingga lebih ringkas dan praktis agar lebih mudah dibawa dan lebih mudah digunakan oleh anak. Untuk botol minum, desain yang dibutuhkan kurang lebih sama dengan kotak makan yaitu simpel dan praktis, namun memiliki volume yang cukup besar untuk menampung air minum. Hal ini dikarenakan anak-anak membutuhkan lebih banyak air sebagai pengganti cairan tubuh yang hilang karena cukup banyaknya aktivitas yang mereka jalani.
Batasan masalah
            Batasan masalah yang isa disimpulkan dari rumusan masalah di atas :
-       Mendesain produk yang sesuai untuk anak-anak usia 10 – 12 tahun (laki-laki dan perempuan).
-       Produk haruslah praktis serta mudah digunakan oleh anak.
-       Memiliki fungsi yang sesuai dengan rumusan masalah yang telah di uraikan.
-       Desain yang tidak hanya fungsional namun juga estetis.




DATA PENUNJANG

Setelah melakukan identifikasi masalaha terhadap produk, langkah selanjutnya adalah melakukan pengumpulan data penunjang sebagai acuan dalam mnentukan solusi dari permasalahan yang didapat. Metode pengumpulan data yang kami pilih saat ini adalah dengan pembagian kuisioner serta melakukan poling terhadapat 2 buah sampel antara lain orang dewasa usia 18 tahun ke atas dan murid sekolah dasar kelas 4 sampai kelas 6.
            Pemilihan dua sampel tersebut didasari oleh tujuan tertentu. Untuk kalangan dewasa dipilih mereka sebagai pihak yang sering melakukan interaksi serta mengetahui kebiasaan serta keluhan/permasalahan yang timbul pada anak-anak selain itu juga ,untuk mengetahui pendapat mereka mengenai peretimbangan redesain peralatan bekala serta tas untuk anak. Sedangkan sampel anak-anak dipilih untuk mengetahui kebiasaan/aktivitas keseharian serta kebutuhan mereka terhadap produk. Pada sampel anak-anak kami melakukan wawancara secara langsung untuk mendapatkan data.
Berikut  merupakan contoh kuisioner yang diberikan
a.    Kepada umum (orang dewasa usia 18 tahun ke atas) via : https://docs.google.com/spreadsheet/viewform?formkey=dENNeTMtMUR1VEEzZlVueHZVMWRHN0E6MQ






   Perlukah adanya penambahan fitur/ perlengkapan pada produk perlengkapan bekal ?  (jawaban berupa penjelasan)
            Sebagian besar responden menjawab  tidak perlu fitur tambahan yang terlalu banyak, karena akan membuat penggunaannya semakin rumit selain itu juga menyusahkan anak sebagai pengguna. Untuk fitur tambahan yang penting ditambahkan antara lain tempat untuk sendok dan garou, serta tissue sebagai pembersih tangan sehabis makan.
   Adakah saran/ kritik terhadap produk yang sudah ada? ?  (jawaban berupa penjelasan)
            Untuk produk sendiri yang paling diharapkan yang praktis dan efisien, artinya bisa menmpung barang-barang seperlunya saja. Agar lebih mudah di bawa anak. Selain itu memiliki kantung-kantung tambahan dan penampilan atau desain tampilan yang menarik untuki anak.

a.    Kepada anak –anak (sampel : siswa  SD AL AZHAR SURABAYA + SD MUHAMMADIYAH  26 SURABAYA) via:wawancara langsung










BEBERAPA DOKUMENTASI RESPONDEN





SOLUSI PERMASALAHAN

Dari beberapa permasalahn yang telah diidentifikasi serta beberapa data penunjang yang telah didapat dapat diambil solusi permasalahan dari produk sebagai berikut.
      Produk yang diharapkan berupa tas bekal multifungsi beserta perangkat bekal anak multifungsi yang dapat dibawa kemanapun anak-anak beraktivitas.ekal yang  Baik digunakan saat sekolah maupun saat kegiatan di luar sekolah seperti les tambahan, kerja kelompok, maupun ekstrakurikuler, dan sejenisnya. Pada produk tas bekal selain terdapat space khusus untuk perangkat bekal seperti kotak makan dan tempat minum, juga ditambah dengan tempat penyimpanan buku maupun alat tulis, serta barang pribadi seperti handphone dan uang. Sehingga anak-anak dapat menggunakan tas bekal tidak hanya saat sekolah saja, namun
      juga saat kegiatan tambahan.

            Pada produk kotak makan, hasil akhir yang diharpkan berupa kotak makan yang praktis dan mudah dibawa, serta memiliki item di dalamnya yang ergonomis, fungsional dan dengan konfigurasi yang tepat. Sedangkan untuk tempat minum, yaitu berupa wadah minum yang simpel dan mudah digunakan serta memiliki volume yang cukup besar karena sebagian besar anak-anak memiliki kegiatan yang banyak sehingga membutuhkan minum yang cukup banyak.

\










Tidak ada komentar:

Posting Komentar